Mengenal Port-Port Cisco


Nama : Aditya Dwi Zakaria
JOBSHEET
Mengenal Port-Port Cisco
Hari/Tanggal : Selasa, 24/01/2017
Kelas : XII TKJ2
SKSD :
No Jobsheet : 28
Guru Study : Maman Hariana S.kom


Router adalah sebuah alat dalam jaringan WAN dan atau internet yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah sistem jaringan dengan sistem jaringan lain yang berbeda kelas atau berbeda network id. Dengan menggunakan router, maka kita bisa menghubungkan 2 buah jaringan komputer dimana satu jaringan dengan network id 192.168.1.0 dan lainya menggunakan alamat jaringan (network id) 10.10.10.0. Dalam kasus nyata adalah saat kita terhubung dengan internet dimana ip internet kita adalah 118.178.10.16 sedangkan ip komputer pada jaringan lokal kita adalah 10.10.10.15.
Untuk lebih memahami tentang router, maka berikut bagian luar atau port pada router :
1. Port serial yang berfungsi untuk menghubungkan antara satu router dengan router yang lain atau antara router dengan modem ADSL untuk akses internet.
2. Port Auxiliary adalah port router yang digunakan untuk menghubungkan router dengan modem dial up, sehingga router bisa diatur atau di setting melalui jaringan internet.
3. Port Fast Ethernet adalah port yang digunakan untuk menghubungkan antara router dengan switch hub pada jaringan lokal.
4. Port Console adalah port yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer dan router secara langsung dengan menggunakan kabel utp tipe rol over.
5. Panel switch adalah saklar untuk menghidupkan dan mematikan router.
6. Power Conector adalah jalur tegangan untuk memberi tegangan listrik pada router.

7. Led Indikator adalah lampu yang memberikan tanda bahwa router bekerja / hidup atau tidak

Pengertian Hotspot, CMD, Adhoc

Nama : Aditya Dwi Zakaria
JOBSHEET
Pengertian Hotspot, CMD, Adhoc
Hari/Tanggal : Selasa, 24/01/2017
Kelas : XII TKJ2
SKSD :
No Jobsheet : 27
Guru Study : Maman Hariana S.kom


A.    Pengertian Adhoc
Definisi adhoc network adalah desentraliasi dari jaringan wireless, disebut adhoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupun Access Point pada jaringan nirkabel.
Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri. Sifat desentralisasi, protokol routing dinamis, dan mudah untuk diterapkan menjadikan ‘jaringan ad hoc’ cocok untuk diimplementasikan disaat jaringan terpusat tidak dapat digunakan (situasi darurat seperti bencana alam atau konflik militer).


B.     Pengertian dan Fungsi Perintah Ping di CMD
Ping (Packet Internet Groper) adalah program yang dijalankan melalui Command Prompt(CMD) di windows.
Ping biasanya digunakan untuk mengecek apakah sebuah komputer sudah terhubung ke komputer yang di tuju.
Misalnya PC1 telah memasang dan setting kabel menuju PC2, untuk mengeceknya gunakan perintah Ping yang ada di CMD. biasanya jika menggunakan Lan, maka perintah ping di ikuti oleh IP Address komputer tujuan. Pengertian dan Fungsi Perintah Ping di CMD


a. Kalau ada Reply seperti diatas, berarti komputer kamu bisa terkoneksi ke google. 
b. Jika Tidak ada Reply dan tulisan nya Request Time Out, berarti komputer kamu belum bisa koneksi ke google. 

C.     Pengertian Hotspot Wifi
Hotspot adalah suatu istilah bagi sebuah area dimana orang atau user bisa mengakses jaringan internet, asalkan menggunakan PC, laptop atau perangkat lainnya dengan fitur yang ada WiFi (Wireless Fidelity) sehingga dapat mengakses internet tanpa media kabel.
Atau definisi Hotspot yang lain adalah area dimana seorang client dapat terhubung dengan internet secara wireless (nirkabel atau tanpa kabel) dari PC, Laptop, note book ataupun gadget seperti Handphone dalam jangkauan radius kurang lebih beberapa ratus meteran tergantung dari kekuatan frekuensi atau signalnya. Baca juga tentang: pengertian wireless.
Fungsi Hotspot yaitu dengan Hotspot kamu bisa melakukan koneksi internet seperti browsing, berkirim email, chatting transaksi bank, mendownload, sambil menunggu seseorang, hangout, maupun saat bertemu dengan rekan bisnis kamu dan lain-lain.
WiFi adalah kependekan dari “Wireless Fidelity” merupakan sebutan untuk standar jaringan atau network nirkabel (tanpa kabel) dengan menggunakan Frekuensi Radio yang sering dikenal dengan Radio Frequency (RF). Di mana ketika awalnya Wi-Fi hanya ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel (jaringan tanpa kabel) dan Local Area Network (LAN), namun pada saat ini WiFi lebih banyak digunakan untuk mengakses jaringan internet. Sehingga dalam hal ini sangat memungkinan jika seseorang dengan komputer yang berisikan fitur wireless card ataupun PDA (Personal Digital Assistant) untuk bisa terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses atau yang lebih dikenal dengan sebutan istilah “hotspot”.
Keuntungan jika menggunakan WiFi yaitu sangat praktis, dimana komputer dapat terhubung ke dalam jaringan tanpa membutuhkan perantara kabel.



Logo hotspot atau wireless

D.    Tips jika menggunakan hotspot, supaya aman:
*Jangan mengaktifkan file sharing folder PC/laptop kamu, jika kamu terhubung dengan jaringan publik, karena memungkinkan orang lain juga dapat mengakses folder yang kamu sharing.
*Matikan juga sharing printer PC/Laptop kamu.
*Selalu mengaktifkan anti virus dengan update yang terbaru.
*Jangan sekali-kali berikan username dan juga password Anda kepada orang lain.


Shering Folder

Nama : Aditya Dwi Zakaria
JOBSHEET
Shering Folder
Hari/Tanggal : Selasa, 24/01/2017
Kelas : XII TKJ2
SKSD :
No Jobsheet : 26
Guru Study : Maman Hariana S.kom


A.    Pengertian Sharing Data / Resource.
 Sharing Dalam sistem terdistribusi, beberapa komputer yang berbeda saling terhubung satu sama lain melalui jaringan sehingga komputer yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang terdapat dalam situs lain. Misalnya, user di komputer A dapat menggunakan laser printer yang dimiliki komputer B dan sebaliknya user di situs B dapat mengakses file yang terdapat di komputer.

Pengaksesan resource pada sistem terdistribusi yang memerlukan:

1. Nama resource (untuk pemanggilan)
2. Alamat (lokasi resource tersebut)
3. Rute (bagaimana mencapai lokasi tersebut)


Name Service memiliki konsentrasi pada aspek penamaan, dan pemetaan antara nama & alamat, bukan pada masalah rute, yang dibahas di Jaringan Komputer.Resource yang dipakai dalam Name Service adalah: komputer, layanan, remote object, berkas, pemakaian.

B. Keuntungan Shared Data :
1. Mengurangi biaya duplikasi usaha pengumpulan data
2. Aman-menjaga data dalam lingkungan yang aman
3. Back-up data

Kelemahan Share Data :
Kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.
Sementara data sharing salah satu basis ini menguntungkan, pengarsipan dataset melalui organisasi yang berdedikasi adalah lebih baik.
Pusat data memiliki infrastruktur terpusat dan in-house semua aspek keahlian dalam menelan data, Kurasi, persiapan, dokumentasi, penyimpanan, penyebaran, dukungan pengguna dan promosi.


C.     Tujuan Shared Data
Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai.

D.    Manfaat Share Data
Walaupun perangkat sekarang sudah memiliki kemampuan yang cepat dalam proses-proses komputasi, atau misal mengakses data, tetapi pengguna masih saja menginginkan ssitem berjalan dengan lebih cepat. Apabila hardware terbatas, kecepatan yang diinginkan user dapat di atasi dengan menggabung perangkat yang ada dengan sistem.


Pengertian Microsoft Excel

Nama : Aditya Dwi Zakaria
JOBSHEET
Pengertian Microsoft Excel
Hari/Tanggal : Selasa, 24/01/2017
Kelas : XII TKJ2
SKSD :
No Jobsheet : 25
Guru Study : Maman Hariana S.kom

     A.    Pengertian Microsoft Excel

Microsoft Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS.
Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar,  penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data.

    B.     Kelebihan dan Kekurangan Microsoft Excel 2007

Beberapa kelemahan Excel 2007 adalah:


1. Pivot tabel yang menyertakan banyak kolom/pertanyaan menghasilkan tabel berupa crosstab atau nested atau tersarang, banyak orang belum mampu membuat tabel dalam 1 pivot yang stack atau berjajar. Jadi mau tidak mau membuat 2 tabel pivot untuk masing-masing pertanyaan/kolom. Kendalanya adalah kita harus memperhitungkan jumlah kategori jawaban yang akan ditabelkan, karena pivot otomatis akan menggunakan kolom dan baris baru ke samping/kebawah sehingga jika di samping atau dibawah ada tabel pivot lain, maka akan error.
2.Untuk tabel yang besar dengan ukuran file lebih dari 10MB, maka setiap editing/updating data, maka secara default excel akan melakukan proses Workbook Calculating yang kecepatannya tergantung dari processor dan ram komputer. Ini cukup memakan waktu pengolahan data. Tetapi kendala ini bisa dipecahkan dengan mematikan proses calculating otomatis menjadi Calculating Manual artinya calculating akan dilakukan setiap kita akan save file excel tersebut. Cara ini cukup efektif dilakukan dengan resiko jika file tertutup tidak sengaja atau komputer mati tiba-tiba kita bisa kehilangan data kita. Caranya klik tombol office > Excel Options > Formulas > Calculation Options, pilih Manual dan Recalculate Workbook before saving
3.Untuk membuat kolom baru yang berisi pengkategorian dari sebuah kolom/jawaban pertanyaan, atau membuat filter responden; kita harus membuat rumus excel baik rumus matematika, logika maupun text. Banyak orang yang tidak suka dengan hal ini karena di SPSS misalnya, kita dengan mudah untuk melakukan filter atau pengkategorian jawaban baru.


     C.    Istilah-Istilah Excel 2007

Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputiperhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data.Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks.Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi namabarang, jumlah barang dan perkiraan harga barang.
Istilah-istilah dalam Excel
a.Cell : merupakan bagian terkecil dari worksheet yng dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter) isi cell dapat berupa value, formula atau text.
Contoh : cell A3, cell D5.
b. Worksheet (lembar Kerja) : merupakan kumpulan dari 256 kolom dan 65536 baris.
c. Workbook (buku kerja) : merupakan kumpulan dari 256 worksheet (berlabel sheet1 sampai sheet 256)
d. Range : merupakan sekelompok cell yang akan mendapataksi sama sesuai perintah yang anda jalankan. Pemberian alamat/ address dilakukan mulai dari cell sudut kiri atas sampai cell sudut kanan bawah.Contoh : A4:D6 → range mulai dari cell A4 sampai cell D6
e. Alamat Relatif : merupakan alamat yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.
Contoh : cell berisi formula A5*6 ,B3 dicopy ke C5 formula pada C5 berubah menjadi B8*6f.    Alamat Semi Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris atau kolomsehingga nilai tidak akan berubah.
Contoh : Cell B1 berisi formula $A1*7,B1 dicopy kan ke D5 formula pada D5 menjadi $A5*7g.    Alamat Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris dan kolom.tekan tombol F4 untuk menghasilkan alamat absolut pada formula bar.
Contoh : cell B1 berisi formula $A$1&5,B1 dicopy kan ke C3 formula pada C3 menjadi $A$1*5h.    Name Box : menunjukkan pada cell/ range yang aktif saat itu. Anda dapat juga membuat nama range melalui kotak nama disebelah kiri formula bar.
Contoh : Holla nama lain range A5:G7D.    Menggerakkan Penunjuk Sel (Cell Pointer)Cell Pointer berfungsi untuk penunjuk sel aktif. Yang dimaksud dengan sel aktif ialah sel yang akan dilakukan suatu operasi tertentu. Untuk menggerakan ponter dengan Mouse dapat dilakukan dengan meng-klik sel yang diinginkan.Untuk sel yang tidak kelihatan kita dapat menggunakan Scroll Bar untuk menggeser layar hingga sel yang dicari kelihatan lalu klik sel tersebut.Untuk kondisi tertentu kita lebih baik menggunakan keyboard.
Berikut daftar tombol yang digunakan untuk menggerakan pointer dengan keyboard:
Tombol     Fungsi ← ↑ → ↓    Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah Tab    Pindah satu sel ke kanan Enter    Pindah satu sel ke bawah Shift + Tab    Pindah satu sel ke kiri Shift + Enter    Pindah satu sel ke atas Home    Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih Ctrl + Home    Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif Ctrl + End    Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan PgUp   Pindah satu layar ke atas PgDn    Pindah satu layar ke bawah Alt + PgUp    Pindah satu layar ke kiri Alt + PgDn    Pindah satu layar kekanan Ctrl + PgUp    Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya Ctrl + PgDn    Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar sebelumnya.Jenis Data pada Cell
1. Konstanta, terdiri dari 4 jenis type data yakni :
a.   Character : semua huruf dan angka yang tidak dapat digunakan dalam melakukanperhitungan yakni A-Z, a-z, dan 0-9
b.   Numeric : angka yang dapat digunakan dalam melakukan perhitungan yakni 0-9
c. Date : data tanggald.  Time : data waktu
2.  Formula seperti rumus yang selalu diawalidengan tandasamadengan(=)atau tandatambah(+).


Macam Macam Port Dalam Router Dan Fungsinya

Nama : Aditya Dwi Zakaria
JOBSHEET
Macam Macam Port Dalam Router Dan Fungsinya
Hari/Tanggal : Selasa, 24/01/2017
Kelas : XII TKJ2
SKSD :
No Jobsheet : 24
Guru Study : Maman Hariana S.kom


Router adalah sebuah alat dalam jaringan WAN dan atau internet yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah sistem jaringan dengan sistem jaringan lain yang berbeda kelas atau berbeda network id. Dengan menggunakan router, maka kita bisa menghubungkan 2 buah jaringan komputer dimana satu jaringan dengan network id 192.168.1.0 dan lainya menggunakan alamat jaringan (network id) 10.10.10.0. Dalam kasus nyata adalah saat kita terhubung dengan internet dimana ip internet kita adalah 118.178.10.16 sedangkan ip komputer pada jaringan lokal kita adalah 10.10.10.15.
Untuk lebih memahami tentang router, maka berikut bagian luar atau port pada router :
1. Port serial yang berfungsi untuk menghubungkan antara satu router dengan router yang lain atau antara router dengan modem ADSL untuk akses internet.
2. Port Auxiliary adalah port router yang digunakan untuk menghubungkan router dengan modem dial up, sehingga router bisa diatur atau di setting melalui jaringan internet.
3. Port Fast Ethernet adalah port yang digunakan untuk menghubungkan antara router dengan switch hub pada jaringan lokal.
4. Port Console adalah port yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer dan router secara langsung dengan menggunakan kabel utp tipe rol over.
5. Panel switch adalah saklar untuk menghidupkan dan mematikan router.
6. Power Conector adalah jalur tegangan untuk memberi tegangan listrik pada router.
7. Led Indikator adalah lampu yang memberikan tanda bahwa router bekerja / hidup atau tidak.


Perbedaan Hub, Router, Dan Switch

1.      Hub

    Hub merupakan alat penghubung antar-user. Hub meneruskan seluruh paket data seperti : E-mail, dokumen, pengolah kata, spreadsheet, grafik, print request yang mereka terima melalui satu port dari satu workstation ke semua port yang tersisa. Hub juga sebuah perangkat keras yang sangat penting dalam jaringan komputer, Hub sangat mempengaruhi proses koneksi antar komputer, sehingga jika Hub mengalami kerusakan maka seluruh jaringan komputer akan terputus dan terganggu.
     Hub berfungsi sebagai peragkat keras penerima sinyal dari sebuah komputer dan merupakan titik pusat yang menghubungkan ke seluruh komputer dalam jaringan tersebut. Hub juga berperan sebagai penguat sinyal kabel UTP, konsentrator dan penyambung.
 Berdasarkan fungsinya Hub dibedakan menjadi 2 macam yakni:

        Hub Pasif yaitu hub yang berfungsi sebagai pemisah atau pembagi jaringan, akan tetapi hub pasif tidak melakukan penguatan sinyal sehingga hub ini tidak membutuhkan tenaga listrik tambahan.
        Hub Aktif yaitu hub yang berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan penguat sinyal dalam jaringan, akan tetapi hub aktif membutuhkan tenaga listrik tambahan untuk bisa bekerja.
Cara Kerjanya :

Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan.

2.      Router


     Router adalah sebuah perangkat keras jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
     Router secara kasar banyak didefinisikan berfungsi untuk membagi 2 Jaringan atau beberapa jaringan, namun sebenarnya Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.

Cara Kerjanya :
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal. Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data) bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal. Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan. Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan, LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa komputer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet. Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.

3.      Switch

Switch lebih cerdas dibandungkan Hub. Switch melanjutkan paket data hanya ke port penerima yang dituju. Menurut informasi dalam header paket, untuk memisahkan transmisi dari port yang berbeda, switch membuat koneksi sementara antara sumber dan tujuan, kemudia meneruskan koneksi setelah komunikasi data berakhir. 
     Switch dan Hub memang kadang sulit dibedakan karena memiliki kesamaan dalam segi fungsi umum dan jika dilihat secara fisik hampir sama. Tapi sebenarnya Switch memiliki salah satu keunggulan yaitu dapat mencegah terjadinya Collision (Tabrakan), maksud dari tabrakan di sini adalah tabrakan data. Jadi, Switch dapat mencegah Collision ini karena Switch memiliki fungsi meneruskan data dan jika salah satu node ingin mengirim data ke node yang lain, dan ada node lagi yang ingin mengirim data. Switch akan memberikan jalur pada keduannya, sehingga tidak akan terjadi Collision. Jadi, pengertian dari Switch adalah Sebuah Networking Device yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa node dalam jaringan namun memiliki fungsi lain yaitu sebagai pencegah Collision dengan cara memberi jalur aliran data masing-masing sesuai Port / Collision Domain. 
Jadi, jika menggunakan Switch setiap Client dapat melakukan Komunikasi data tanpa adanya masalah Collision (Tabrakan) Data. Selain itu Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port. Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin. Switch dapat bekerja di Layer Data Link dan Layer Network, biasanya kecepatan Switch yang sering digunakan adalah 10/100 Mbps.

Cara Kerjanya :
Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya.
Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.


Konfigurasi PPPOE

PPPOE



mote address = PPPOE

6. Submenu Secrets pada PPP

Klik "+"
Name = (bebas)
Password = (bebas)
Service = pppoe

7. Submenu  PPPoE Servers pada PPP

Klik "+"
Service Name = (bebas)
Interface = ether2
Ceklist "One Session Per Host"

8. IP Firewall

Klik "+"
General = Chain : srcnat , srcaddress : 192.168.100.100-192.168.100.200 Out.Int : ether1
Action = Masquerade

9. Pada Windows XP

Control Panel
Network Connection
Klik "Create a new connection"
Klik "Next"
Pilih yang paling atas lalu next
Pilih yang tengah lalu next
Pilih yang tengah lalu next
Isi nama ISP = (Service name yang kita buat pada PPPoe Servers)
Isi username dan password = (user dan password pada submenu secrets)
Klik Finish

10. HASIL AKHIR

Ping 8.8.8.8 dengan CMD
Ping detik.com dengan CMD